Tasyakur bi Ni’mah Madrasah Tahap I


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Dihadiri sekitar 50 orang santri Kampoeng Santri Al Ikhlas, acara tasyakur bini’mah telah dilaksanakan. Dan alhamdulillah, berkat bantuan moril, hingga materil dari bapak-ibu kaum dermawan dan para aghniya semuanya, Pembangunan Madrasah tahap pertama telah rampung. Berkat do’a semuanya, tasyakur bi ni’mah secara realisasinya bahkan sudah dimulai beberapa bulan sebelumnya sejak Ramadhan 1433 H.

Jazakumullohu khoiron katsiiron.

Semoga dengan adanya Madrasah ini, menjadikan cikal bakal aset masa depan pencetak generasi Qur’ani dan berakhlaqul karimah yang berguna bagi Agama khususnya, bagi bangsa dan negara. pada umumnya.

Aamiin…

Cincin Syahadat Barrack Obama


Seorang pakar Islamologi asal AS, Mark A Gabriel, meneliti foto-foto tentang cincin milik Presiden Barack Obama yang belakangan beredar di internet. Menurut analisanya, cincin yang selalu dikenakan Obama di jari manis tangan kirinya itu benar memiliki ukiran bermotif kaligrafi lafaz syahadat.

“Saya menyimpulkan bahwa kalimat pertama syahadat terukir di cincin itu,” katanya seperti dilansir laman World Net Daily (WND).

Ia menjelaskan, kaligrafi kalimat ‘La Ilaha Illallah’ pada cincin Obama terbagi dalam dua bagian. Di bagian atas, tertulis huruf Arab, Lam, Alif, Alif, Lam, dan Ha yang dibaca dari kanan ke kiri. Susunan huruf tersebut membentuk frasa ‘La Ilaha’ yang artinya ‘Tidak Ada Tuhan’.

Lalu pada bagian bawah, terukir huruf Alif, Lam, Alif, Alif, Lam, Lam dan Ha. Susunan huruf-huruf tersebut membentuk frasa ‘Illa Allah’ yang bermakna ‘Selain Allah’. Jika kedua bagian tersebut dibaca bersambung maka akan terbentuk kalimat ‘La Ilaha Illallah’ yang bermakna ‘Tiada Tuhan Selain Allah’.

“Adalah suatu hal yang lumrah dalam seni Islam dan kaligrafi Arab untuk menuliskan pesan-pesan Alquran dalam perhiasan. Huruf-huruf tersebut juga biasa dibuat tumpang tindih agar pas dengan ruang yang ada,” ujar Gabriel.

republikaonline

Silaturahmi ke Rumah Yatim


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Rabu, 15 Agustus 2012 bertepatan dengan 26 Ramadhan 1433 H, kunjungan ke Rumah Yatim menjadi tempat berbagi buat anak-anak kampoeng santri. Bertempat di Jl. Cemara Kota Bandung, kegiatan kunjungan ini merupakan yang pertama bagi anak-anak Kampoeng Santri. Tujuannya tentunya selain memanfaatkan moment Ramadhan, anak-anak juga dikenalkan dengan bagaimana pentingnya saling berbagi, mengasihi dan menyayangi anak-anak yatim.
Dana yang terkumpul berupa kencleng yang anak-anak Kampoeng Santri tabung sejak sebelum Ramadhan hingga saat itu. Mereka nampak senyum tulus memberikannya. Begitupun dengan anak-anak yatim, sangat senang menerinya.
Indahnya berbagi selama Ramadhan. Semoga anak-anak yatim bisa terhibur dan terus semangat menggapai cita-citanya.

 

 

 

KASTURI #1


Lurah Kampoeng Santri bersama Kang Jauhar al Zanki

Lurah Kampoeng Santri bersama Kang Jauhar al Zanki

Kampoeng Santri kembali menggeliat. Sukses dengan Pesantren Alam Kampoeng Santri (PAKSI)-nya, Malam Bina Iman Taqwa Semalam di Kampoeng Santri (MABIT SAKSI)-nya, hingga Pesantren Kilat Ramadhan, Kampoeng Santri, yang kali ini menggandeng Yayasan Bunda Cendekia sebagai partnernya menggebrak dengan mengadakan Kajian Islam. Lebih dikenal dengan Kajian Studi Kampoeng Santri (KASTURI) pertama.

Dengan narasumber Kang Jauhar Al Zanki (nama pena dari Kang Dedeng Jauhari), penulis Buku Agar Hati tak Salah Mencintai, beliau memaparkan kandungan isi bukunya dalam tajuk Bedah Buku pada KASTURI #1 ini. Dengan lugas, paparan penulis muda nan berbakat ini membuat audience yang hadir tampak terkesima dibuatnya. Walhasil, 30 orang yang hadir di MDBI Kampoeng Santri Al Ikhlas tampak sangat puas dengan KASTURI #! ini.

Acara yang dilangsungkan pada Baca lebih lanjut

Sejarah, Hukum dan Praktik Sholat Sunnah Tarawih


Gambar

Shalat tarawih adalah bagian dari pada Qiyamu Ramadlan. Karena itu, mari kita lakukan ibadah shalat tarawih dengan sungguh-sungguh dan memperhatikannya serta mengharapkan pahala dan balasan dari Allah swt, Karena Malam Ramadlan adalah kesempatan yang terbatas bilangannya dan orang mu’min yang berakal akan memanfaatkannya dengan baik tanpa ada yang terlewatkan.Jangan sampai kalian meninggalkan shalat tarawih, jika ingin memperoleh pahala shalat tarawih. Dan jangan pula kembali dari shalat tarawih sebelum imam selesai darinya dan dari shalat witir, agar mendapatkan pahala shalat semalam suntuk. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi SAW: “Barangsiapa mendirikan shalat malam bersama imam sehingga selesai, dicatat baginya shalat semalam suntuk”. (HR. Sunan, dengan sanad shahih).

Hukum Shalat Tarawih Baca lebih lanjut